blogger isn't my hobby, but it's mylifestyle
Tampilkan postingan dengan label csa 2. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Mei 2010

15.09

3 Langkah Menuju Produk Unggulan

iponk's blog 0 komentar

Vote Up ide ini via sms! Caranya: Ketik CSAIDEA 270 Kirim ke 9779

Latar Belakang

Memang akan selalu ada kekhawatiran mengenai dampak perdagangan bebas terhadap pasar domestik. Begitu juga dengan China-ASEAN Free Trade Area (CAFTA) yang telah diberlakukan per tanggal 1 Januari 2010. Dengan adanya FTA tersebut, 90 persen produk China dan ASEAN akan menikmati tarif nol persen. Hal ini akan menjadi masalah besar khusunya bagi industri manufaktur di Indonesia karena di sektor industri manufaktur, kita kekurangan capacity to manufacture. Hal ini dapat terjadi karena kurangnya technology dan operational discipline, capital to support manufacturing yang lemah. Jika tidak ada tindakan dari Pelaku Bisnis maupun pemerintah maka siap-siap saja untuk kalah bersaing dengan produk serbuan China tersebut.


Lingkup permasalahan

Perhatian dari pemerintah sebenarnya sangat berpengaruh terhadap kemajuan industri domestik. Namun kenyataannya Peemerintah tidak sungguh-sungguh dalam menangani kasus ini. Buktinya yaitu kurangnya dukungan pemerintah dalam hal penyediaan infrasturktur seperti listrik dan lain-lain yang masih setengah-setengah.

Hal ini membuat pelaku bisnis di bidang industri manufaktur mau tidak mau harus melakukan perubahan kualitas terhadap produknya. Kualitas produk yang dimaksud meliputi kualitas dari produk itu sendiri, kualitas proses dan kualitas pelayanan terhadap konsumen.

Solusi

Untuk menghasilkan produk unggulan yang mempunyai mutu yang lebih baik, harga yang bersaing, serta pelayanan yang lebih baik pula dibanding dengan pesaing-pesaingnya diperlukan perbaikan mutu dalam semua aspek yang berkaitan dengan produk tersebut. Solusi yang saya tawarkan yaitu 3 langkah perbaikan kualitas produk yang saya dapatkan dari materi kuliah yang kemudian saya kembangkan dengan memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi. 3 langkah tersebut adalah :

1. Built Quality In Product

Adalah pembuatan, perubahan atau perbaikan produk yang sudah ada yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen, dengan mempertimbangkan fasilitas, sumber daya manusia, dan modal.

Langkah ini dapat diterapkan melalui pengadaan angket on-line konsumen terhadap penilaian produk yang dihasilkan. Menjalin komunikasi yang baik dengan konsumen dengan membuka line telephone customer service dimana konsumen dapat menyalurkan saran dan kritik terhadap produk yang dihasilkan. Dari data yang masuk maka akan diketahui sejauh mana penilaian konsumen terhadap produk tersebut, tingkat penyebaran konsumen produk tersebut, serta keinginan dari konsumen produk. Data yang masuk ini akan menjadi pertimbangan dalam melakukan produksi produk selanjutnya. Selain itu peruasahaan domestik dapat menjalin kerja sama dengan perusahaan asing di luar negeri untuk melakukan training karyawan sehingga sumber daya manusia akan lebih kompeten lagi. Dan terakhir yaitu dengan melakukan presentasi perusahaan dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi (melalui web profil perusahaan, video perusahaan,dll) terhadap investor asing agar investor tersebut mau menanam modalnya. Dengan modal yang besar maka peluang dalam menciptakan produk unggulan semakin mudah.

2. Built Quality In Process

Adalah upaya menciptakan metode baru atau memperbaiki metode yang sudah ada secara berkesinambungan dengan tujuan menurunkan biaya produksi, menjaga posisi pemasaran, meningkatkan keuntungan.

Upaya ini meliputi evaluasi dari sistem produksi yang sudah ada. Menerapkan proses produksi “Green Industri” sehingga mutu product dijamin ramah lingkungan. Menerapkan sitem perusahaan berbasis teknologi meliputi sistem administrasi, sistem pembayaran gaji karyawan melalui ATM (perusahaan bekerja sama dengan Bank dalam pembuatan rekening karyawan). Menggunakan IT untuk meningkatkan kinerja perusahaan/organisasi. Sebagai contoh, LAN , intranet dapat dipasang di perusahaan / organisasi untuk mempercepat proses pertukaran informasi dalam bentuk email, file sharring, internet telephony dan lainnya. Meningkatkan customer dengan memperbesar market melalui Internet. Cara yang paling mudah adalah membuat web site untuk perusahaan. Banyak tempat yang menyediakan homepage secara gratis. Selain itu program-program komputer untuk memudahkan membuat website sudah banyak tersedia. Demikian murahnya dan mudahnya membuat sebuah website sehingga tidak alasan sebuah perusahaan untuk tidak memiliki website. Memiliki website hampir dapat disamakan dengan memiliki telepon dan fax dalam bisnis, yaitu menjadi komponen yang sangat esensial.

3. Built Quality In Supliers

Adalah meningkatkan kualitas dalam pelayanan sehingga konsumen akan lebih setia terhadap produk yang dipasarkan.

Upaya ini dapat diterapkan melalui penyediaan selling on-line, pengiriman barang secara cepat dan bergaransi, penyediaan barang yang selalu on time sehingga jika sewaktu-waktu ada pemesanan dalam jumlah yang besar dapat terpenuhi.

Rencana Implementasi & Teknologi Pendukung

Untuk meningkatkan kualitas produk menuju produk unggulan diperlukan divisi/departemen kualitas di dalam organisasi perusahaan yang menangani secara khusus dalam pengendalian kualitas produk.

Sedangkan Teknologi Pendukung yang diperlukan antara lain :

- Sistem informasi eksekutif (EIS) dan Sistem penunjang keputusan (DSS), yang meng-query data yang diambil dari data warehouse perusahaan.

- Sistem Informasi Keuangan dan Akuntansi terintegrasi (Financial Integrated Information System), meliputi : General Ledger, Account Receivables, Account Payables, Fixed Assets, Cash Management .

-Sistem Informasi Operasional terintegrasi (Operational Integrated Information System) meliputi: sistem informasi pengiriman barang (Delivery Information System) dan sistem informasi penelusuran order pengiriman (Order Tracking Information System).

- Sistem Informasi Personalia (Human Resources Information System) yang meliputi: database karyawan, absensi, penggajian, pelatihan, proses pemilihan calon karyawan, sistem jenjang karir, dan sistem kesejahteraan karyawan.

- Sistem Informasi Pemasaran (Marketing Information System)

- Aplikasi pembuatan web perusahaan

Benefit

Keuntungan dari Penerapan 3 Langkah Peningkatan Mutu Produk antara lain :

1. Meminimalkan biaya produksi sehingga harga produk daat diturunkan.
2. Dengan adanya fasilitas pelayanan konsumen maka konsumen akan setia terhadap produk yang dipasarkan.
3. Produk tepat sasaran.
4. Terjalin komunikasi yang sehat antara karyawan sampai ke pimpinan sehingga proses produksi bisa berjalan lancar bahkan secara bersamaan muncul ide-ide baru/inovasi terhadap produk yang dihasilkan.
5. Pengakuan konsumen terhadap mutu produk yang dihasilkan sehingga memudahkan produk mendapatkan label best quality dari pemerintah ataupun lembaga penjamin kualitas produk.
info lengkapnya langsung aja klik



Read More

Selasa, 11 Mei 2010

00.49

Kreatif itu harus!

iponk's blog 0 komentar

Sekilas Creative Solutions Award, Creative Solutions Award (CSA) adalah ajang kreatifitas yang diluncurkan PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta) pada tahun 2009..

Sebagai wadah penampung ide-ide kreatif CSA kini lebih kreatif, lebih seru, dan lebih menantang dalam wujud CSA 2. Dengan hadiah yang menarik, dan tambahan fitur jejaring sosial untuk menjalin komunikasi aktif antar peserta, CSA 2 siap menjadi jembatan penyampaian ide-ide kreatif pemanfaatan solusi Lintasarta, dari Anda kepada dunia bisnis Indonesia. Di CSA2 lebih seru karena selain berkompetisi mengadu kreatifitas, seluruh pesertanya dapat saling berkomunikasi meng-update status, mengirimkan pesan, dan chatting langsung di www.creativesolutionsaward.com. Para peserta juga dapat selalu mengikuti perkembangan CSA 2 melalui Facebook dan Twitter.
Setiap peserta yang ide kreatifnya berhasil dipublikasikan di www.creativesolutionsaward.com akan mendapatkan hadiah langsung berupa sertifikat dan T-shirt unik.
Ayo segera kunjungi www.creativesolutionsaward.com dan rebut penghargaan sebagai peserta paling kreatif serta hadiah-hadiah menarik: Netbook, Blackberry, T-shirt unik & sertifikat apresiasi.
Monggo silakan diramaikan yach! Anda kreatif khan ? :) 

Vote  Saya Di Ajang tersebut...
Dukungan anda sangat berarti bagi saya..
Caranya : ketik CSAIDEA spasi 250 kirim ke 9779
atau mengevote langsung di web CSA atau klik http://www.creativesolutionsaward.com/view/www.pgri.com_pasar_global_produk_ukm_dalam_negeri
sebelumnya lakukan registrasi terlebih dulu ya...
ingat: dukunagn anda sangat berarti bagi saya semogo Tuhan yang membalas kebaikan anda...

3 langkah menuju produk unggulan

Read More

Jumat, 07 Mei 2010

07.22

www.pgri.com Pasar Global Produk UKM dalam negri Bagikan

iponk's blog 0 komentar

Latar Belakang

Sejalan dengan diterapkan kesepakatan perdagangan ACFTA per 1 januari 2010, maka seluruh sumber daya bisnis yang ada di Indonesia khususnya sektor UKM harus dapat mempersiapkan diri agar dapat berkompetisi secara bebas dan sehat. Dengan adanya ACFTA tersebut, 90 persen produk China akan menikmati tarif nol persen.

Tentu pasar bebas bukannya tanpa masalah. Bagi Indonesia, area of concern dari dampak pasar bebas dengan China adalah industri manufaktur khususya bagi mereka pelaku bisnis dengan modal kecil dan pasar yang terbatas. Dibandingkan produk China yang harganya semakin murah maka produk lokal akan kehilangan pasar regional yang ujung-ujungnya membuat mereka gulung tikar.

Lingkup permasalahan

Ide penangguhan FTA dengan China bukan merupakan solusi jangka panjang karena tarif masuk barang China pun sudah di bawah 5% dan tidak ada alasan lagi bagi pemerintah untuk menundanya karena cepat atau lambat perdagangan bebas sudah tentu akan kita hadapi. Daripada memikirkan ketidakmampuan kita dalam menghadapi CAFTA, alangkah baiknya bila kita mulai membangun strategi untuk menghadapi free trade Area.

Memang, dalam jangka waktu pendek, FTA akan memberikan beberapa dampak negatif terhadap keberlangsungan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang berkonsentrasi pada pasar dalam negeri. UKM inilah yang paling parah terkena imbas dengan membanjirnya produk-produk China tersebut. Namun, dalam jangka panjang hal ini dapat dikurangi dengan kesigapan pemerintah untuk terus memberikan perhatian dan melakukan monitoring yang lebih ketat lagi agar FTA tidak menciptakan oligopoli produk impor di pasar domestik.

Solusi

Dengan perhatian pemerintah terhadap keberlangsungan UKM di dalam negeri sangat efektif sekali dalam menghadapi perdagangan dengan China. Karena dukungan dari pemerintah secara langsung akan menstimulus pelaku bisnis UKM untuk lebih bekerja keras dan lebih inovative dalam menajalankan usahanya.

Kelebihan dari negara cina dapat dilihat dari strateginya dalam memasarkan produknya yaitu semakin maraknya iklan tentang produk tersebut. Dibanding produk dalam negeri yang hampir tidak ada iklan sama sekali kecuali bagi mereka yang memiliki modal cukup besar.

Banyak hal yang bisa dilakukan pemerintah untuk melindungi UKM yang ada di negeri ini. Salah satunya dengan membangun tembok pertahanan agar pasar domestik tidak dikuasai oleh China sekaligus membangun kincir angin yaitu memanfaatkan dari perdagangan bebas (CAFTA) itu sendiri. Untuk mengalahkan produk China maka kita harus berguru dengan China itu sendiri. Caranya yaitu memanfaatkan produk China yang harganya murah tersebut untuk dibongkar dan dipelajari oleh pelaku UKM Indonesia. Sehingga kelemahan dan kelebihan produk China dapat diketahui. Sedangakn untuk melakukan tembok pertahanan terhadap pasar domestik dapat dilakukan dengan membangun pasar global dengan memanfaatkan teknologi informasi yang sekarang semakin canggih.

Untuk tujuan ini, pembangunan pasar global yang dimaksud adalah menciptakan pasar bebas bagi produk seluruh UKM dalam negeri. Dengan menciptakan sebuah web resmi yang mempunyai fungsi sebagai pasar global sekaligus media monitoring pemerintah terhadap produk dalam negeri. Para pelaku UKM dapat melakukan registrasi secara gratis dan dapat menciptakan profil UKM-nya di situs tersebut. Di dalam profil tersebut pelaku UKM dapat memasarkan produknya dengan caranya masing-masing sehingga dituntut kekreatifan dari pelaku UKM itu sendiri. Produk yang dipasarkanpun juga tidak harus sudah ada/stock sudah ada melainkan dapat berupa prototype dari produk itu sendiri sehingga sangat efektif bagi pelaku UKM untuk tidak takut produk yang dihasilkan tidak laku dijual yang akhirnya hanya menimbulkan kerugian. Pototype dari produk itu sendiri bisa berupa foto, video, ataupun hasil desaign bentuk 3d (tergantung kekreatifan dari pelaku UKM itu sendiri). Untuk transaksi pembelian produk itu sendiri diserahkan kepada pelaku UKM masing-masing, entah dengan cara transaksi on-line ataupun transaksi langsung di tempat UKM tersebut berada. Setiap profil/pelaku UKM dapat melihat profil pelaku UKM lainnya meskipun jenis produknya berbeda. Hal ini bertujuan agar produk UKM yang bisa bersaing dengan produk cina bisa menjadi referensi bagi pelaku UKM lainnya. Dan disetiap akhir bulan dari setiap UKM yang terdaftar harus memberikan laporan hasil penjualan kepada server dari web pemerintah tersebut melalui email ataupun dengan mencantumkan di masing-masing profilnya. Sehingga pemerintah dapat memonitoring dari keseluruhan perkembangan UKM produk dalam negeri sehingga nantinya dapat mengambil langkah yang tepat. Setelah masing-masing UKM mlaporkan kegiatan usahanya maka pemerintah mengadakan evaluasi terhadap semua laporan tersebut dan bagi UKM yang mampu bersaing terhadap produk China diberikan penghargaan yang dapat berupa penetapan standart mutu produk terbaik untuk UKM tersebut. Sedangkan bagi produk UKM yang kalah bersaing dapat diberikan bantuan langsung dari pemerintah bisa berupa modal atau hal-hal yang dibutuhkan UKM tersebut.

Disini saya mengambil alamat web www.pgri.com bukan berarti situs resmi pasar global tersebut beralamat sama dengan ide saya tersebut. Kenapa www.pgri.com karena pgri merupakan kepanjangan dari Pasar Global Republik Indonesia. Dapat disimpulkan pasar global ibarat pasar tradisional yang di dalamnya terdapat kavling-kavling bagi penjual.

Rencana Implementasi & Teknologi Pendukung

Untuk merealisasikan situs pasar global ini dilakukan secara bertahap. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Koperasi dan UKM bisa membentuk team khusus pembuatan situs resmi pasar global RI yang terdiri dari ahli IT, pengamat ekonomi, pengusaha, ataupun orang yang mempunyai peran penting dalam proyek ini. Bulan pertama pemerintah melakukan sensus terhadap semua pelaku UKM di Indonesia termasuk di pelosok desa (jenis produknya, modalnya, maupun pasar konsumennya). Pada bulan kedua pemerintah mengkaji dari semua data hasil sensus sebagai kerangka/pondasi sebelum menciptakan situs resmi pasar global RI. Tampilan situs dibuat semenarik mungkin disesuaikan dengan budaya indonesia atau mungkin dari masing-masing profil UKM dapat menggunakan layout sesuai keinginan masing-masing. Dan di bulan ke-tiga pemerintah dalam hal ini team khusus yang telah ditunjuk memulai membangun situs resmi pasar global RI. Setelah bentuk akhir situs resmi ini jadi maka dilaporkan pada kepada pemerintah apakah disetujui atau harus diperbaiki lagi. Jika disetujui maka tugas pemerintah yaitu melakukan sosialisasi keberadaan situs ini kepada seluruh pelaku UKM di Indonesia bisa melalui media elektronik/massa ataupun terjun langsung ke pelaku UKM di daerah-daerah.

Untuk mewujudkan situs resmi pasar global RI diperlukan teknologi pendukung antara lain :

1. Aplikasi joomla, wordpress ataupun sejenisnya (dalam hal ini digunakan untuk membuat situs)
2. Jaringan internet
3. Aplikasi/software digital prototyping seperti autocad, corel draw, photoshop, dan sejenisnya (dalam hal ini diperlukan oleh pelaku UKM untuk mempromosikan produknya)
4. E-payment untuk transaksi on-line

Benefit

1. Dengan adanya fasilitas ini maka akan mengurangi biaya pemasaran dari masing-masing UKM sehingga harga produk dapat diturunkan tanpa mengurangi besar keuntungan.
2. Pelaku UKM dapat dengan bebas memasarkan produknya sehingga tidak akan takut kehilangan pasarnya atau malah sebaliknya memperluas pasar sebelumnya.
3. Pemerintah dengan mudah melakukan monitoring terhadap UKM baik yang berada di pelosok daerah. Pemerintah dapat melakukan ekstensifikasi terhadap produk-produk yang masih belum mampu bersaing dengan produk China dan pada saat yang bersamaan semakin fokus terhadap produk-produk unggulan yang mampu bersaing terhadap produk China.
4. Mendidik pelaku UKM untuk lebih inovative dalam menghasilkan produknya sehingga terjadi persaingan yang sehat.
5. Pemerintah dan pelaku UKM dapat mengetahui apa yang dibutuhkan konsumen.
6. Jika pemerintah benar-benar optimal melakukan promosi terhadap situs ini bahkan sampai keluar negeri maka produk dalam negeri bisa memasuki pasar internasional yang nantinya meningkatkan nilai eksportir (dilihat dari tayangan tv orang luar lebih menyukai produk dalam negeri karena keunikan dan nilai seninya meskipun harganya relatif mahal).
7. Situs ini akan menjadi situs yang paling banyak dikunjungi sehingga pemerintah dapat mengambil manfaat dengan menyisipkan iklan-iklan pemerintah.
8. Memotivasi masyarakat indonesia non pelaku dunia usaha untuk menjadi seorang wirausaha setelah melihat situs resmi bagi UKM Indonesia yang merupakan bentuk perhatian pemerintah di dunia usaha.
9. Menambah lapangan kerja baru bagi lulusan smk bidang teknologi informatika ataupun yang ahli dibidangnya (untuk menjalankan kegiatan di situs pasar global RI mau tidak mau pelaku UKM mempekerjakan orang yang mempunyai kemampuan dibidang IT yang akan menjadi tanggung jawab sepenuhnya tentang profil UKM tersebut kecuali jika pelaku UKM itu sendiri mempunyai keahlian di bidang IT).
10. Pihak pemberian modal (BANK Konvensioanal) dengan mudah mengetahui layak tidaknya sebuah UKM menerima pinjaman modal dengan melihat profil serta informasi lengkap UKM tersebut.

Dibandingkan dengan dampak negatifnya, perdagangan bebas lebih memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. peningkatan kemakmuran akan jauh lebih cepat bila Indonesia mengimplementasikan kebijakan perdangan bebas. Memang tidak dapat dipungkiri bahwa akan ada dampak negatif dari kebijakan ini namun tidak berarti kita harus menarik diri dari liberalisasi perdagangan secara keseluruhan. Kesemua proses ini harus dilakukan secara evolutif dan bertahap dengan berbagai macam rintangan di setiap tahapannya. Meski membutuhkan waktu, setidaknya kita sudah berada di jalur yang benar menuju kemakmuran.

Ide ini terinspirasi dari Facebook

mohon dukungannya dengan menge-vote ide saya ini.
Caranya : ketik CSAIDEA 250 Kirim ke 9779
info klik
http://www.creativesolutionsaward.com/view/www.pgri.com_pasar_global_produk_ukm_dalam_negeri.html


KREATIF ITU HARUS

Read More

Translattor

English French German Japanese Spanish Netherland Portugal Philippines

tulis apa kek!

WaKtu adalah pedang!..

Bukan Manusia Clonning

Bukan Manusia Clonning
gw pengen belajar banyak hal, melalui blog ini gw bisa belajar mengenal dunia

Tukeran banner

Copy kode di bawah dan masukan di blog anda, saya akan segera linkback kembali p.r.a.s.e.t.y.o.i.l.h.a.m

Daftar Artikel

berlangganan

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

thank's myfollowers

Findme on

Review www.prasetyoilham.blogspot.com on alexa.com My Ping in TotalPing.comAllBlogTools.com Blogger Templates Blogarama - Blog Directory