blogger isn't my hobby, but it's mylifestyle
Tampilkan postingan dengan label tentang kehidupan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Mei 2011

21.37

Merenung untuk Bertindak

iponk's blog

"Alfed Adalah seorang pekerja Inggris yang sedang bekerja di lantai 13 sebuah gedung. Tiba-tiba seorang berteriak-teriak, "Alfred.. Alfred... anak perempuanmu Rossie mati krn kecelakaan... Alfred...!"
Karena panik, orang ini langsung loncat lewat jendela ... dari lantai 13.
Ketika dia hampir mendekati lantai 9, dia baru ingat bahwa dia tidak punya anak perempuan bernama Rossie, setelah dia hampir mendekati lantai 5, dia baru sadar bahwa dia belum menikah.. apalagi punya anak. Dan ketika dia hampir menyentuh tanah.. dia baru sadar bahwa namanya bukanlah Alfred.."
Ha..ha..ha..salah satu humor ini cukup membuat saya tertawa saat pertama kali saya membacanya. Cerita-cerita humor sejenis ini mungkin sudah sering anda baca dari berbagai macam sumber. Tapi sadarkah anda, bahwa guyonan ini pun sebenarnya banyak kita temui di kehidupan sehari-hari. Mungkin anda melihatnya di teman dekat anda, rekan bisnis, atau bahkan mungkin anda sendiri. Tapi apa maksudnya kita sering menemui kejadian ini?

Sering kita menjumpai berbagai macam permasalahan di kehidupan kita sehari-hari. Bahkan ada yang bilang bahwa masalah itu akan selalu ada. Tapi bagaimana respon anda ketika ada masalah yang tiba-tiba mendadak datang di depan anda? Apakah anda akan lari, atau anda akan hadapi? Itu semua pilihan anda masing-masing

Apapun pilihan yang anda ambil, pastikan bahwa anda tidak serta mengambil tindakan yang berakibat buruk dalam jangka panjang. Meskipun anda adalah orang yang spontan, tapi untuk menyelesaikan suatu permasalahan usahakan untuk mengambil tindakan yang efeknya jangka panjang. Renungkan sebentar apakah tindakan yang anda ambil merugi sesaat pada jangka pendeknya tetapi menguntungkan di masa depan, atau anda memilih seperti cerita Alfred di atas yang langsung mengambil tindakan spontan tapi akhirnya merugi jangka panjangnya. Selamat memilih

Do Your Best To Be The Best Of You
Make Live Not Just Living

Read More
21.35

After and Afternoon

iponk's blog

Tuhan… tempatkanlah aku di jalan-Mu,
dimana ridla ibu dan bapak-ku, juga ridla-Mu akan selalu menyertaiku.
Tuhan… ketika aku menghadapi suatu pilihan,
bimbinglah aku pada jalan terbaik-Mu,
agar aku bisa berihktiar untuk dunia dan akhirat.
Tuhan… Kau-lah pemilik dan penentu takdirku,
semua adalah rencana-Mu,
dan aku berusaha menjalaninya sebaik mungkin.
Amin.

hai Tuhan…
it’s been a roller coaster for me… take it all with smile in my face.
damn, You’re very very so GREAT in everything. You’re so Cool.
Tuhan… Kau dan segala keajaiban-Mu, sedangkan aku dan segelas kopi-ku.
bersama-sama menjalani semuanya…
yang menyenangkan, memuakkan, menyedihkan, menyebalkan, menggembirakan, membesarkan hati, mendebarkan, mengejutkan… nano nano dah.
seseorang mengingatkanku untuk selalu menjalani hidup dengan ikhlas dan hanya untuk-Mu… untuk-Mu… dan untuk-Mu.
it all make sense and You’re so so worth it of all.
Tuhan… jangan pernah tinggalkan aku, bahkan ketika aku terlalu jauh untuk mengingat-Mu.

Read More

Selasa, 15 Maret 2011

08.57

Bangkitlah dari Keterpurukan

iponk's blog

"Siapa yang ingin sukses dalam kehidupan, hendaknya tidak mengandalkan pada hal-hal yang kebetulan."

(WJ Brown, penulis asal New York)

“Mas, kamu pernah merasa down dan terjatuh?” Begitu tanya seorang teman. Saya hanya bisa tersenyum menjawab pertanyaan tersebut. Sebuah pertanyaan kecil tapi sanggup memutar kembali tayangan kehidupan masa lalu saya. Yang saat ini masih tersimpan dalam memori. Yang saat ini masih menjadi kenangan dalam kehidupan saya. Ya, kenangan saat saya terjatuh, terpuruk. Lengkap, dalam urusahan bisnis, karir, persahabatan dan cinta tentunya.

Terjatuh adalah kamus kesedihan, dan kesedihan adalah bagian dari kehidupan. Mau tak mau kita mesti akrab dengannya. Menjadikannya bagian dari warna-warni kehidupan. Tak mudah memang untuk tabah ketika kita sedang terjatuh. Yang ada kita sering mencari biang kerok, mencari kambing hitam kenapa kita bisa terjatuh. Bahkan, pada saat demikian kita sering berkata “Ah Tuhan tidak adil”.

Kini, teman saya itu sedang terpuruk. Dan, tugas pertama saya hanyalah mendengarkan kisah hidupnya. Ternyata, setelah saya dengar baik-baik, keterpurukannya hanya sederhana saja. Tapi, yang namanya lagi terpuruk pastilah ada gelisah, ada resah, muncul ketakutan-ketakutan. Yang hasilnya berpengaruh pada kondisi kejiwaan seseorang. Ia menjadi begitu muram. Ia menjadi begitu sedih.

Tapi, saya sok bijak katakan. Kesedihan, memang hal umum. Semua orang mengalaminya. Tentang kesedihan ini, Rendra, penyair dasyat itu pernah menggambarkannya dengan apik dalam karyanya yang berjudul “Sajak Seorang Tua Kepada Istrinya”. Saya kutipkan sepenggal :

Aku tulis sajak ini untuk menghibur hatimu
...................
Kita tidaklah sendiri dan terasing dengan nasib kita
Kerna soalnya adalah hukum sejarah kehidupan.
Suka duka kita bukanlah istimewa
kerna setiap orang mengalaminya.
Hidup tidaklah untuk mengeluh dan mengaduh
Hidup adalah untuk mengolah hidup bekerja membalik tanah
memasuki rahasia langit dan samodra,
serta mencipta dan mengukir dunia.

Penggalan diatas rasanya memang tepat untuk direnungkan, khususnya bagi orang muda. Ketika api gelora, ketika api kemarahan masih begitu mudah tersulut. Membara, membakar apa saja. Namun, pada akhirnya yang ada hanyalah abu, kegelapan, kesuraman, kesedihan.

Kita tahu, banyak anak-anak muda yang kalah bertarung dengan hidup. Banyak yang sengaja terjun dari apartemen, loncat dari mall bertingkat atau gantung diri. Dan hasilnya adalah mati.

Saya kira memang tak ada pilihan bagi kita selain harus bangkit dari keterpurukan. Saya sendiri juga pernah mengalami sebuah keterpurukan. Dan benar-benar tak bisa mengandalkan siapapun. Bahkan, sahabat terbaik yang menjadi tempat untuk berbagi pun pergi. Disaat seperti itu, saya benar-benar menjadi paham bahwa jangan sekali-kali pernah bergantung pada orang lain.

Saat menghadapi masalah. Rasa-rasanya berat sekali sebab harus dipikul sendiri. Pada akhirnya, satu kunci yang benar-benar manjur adalah IMAN. Ya, selalu percaya bahwa Tuhan tidak pernah membiarkan diri kita sendirian.

Dari kesadaran ini, lantas saya menjadi paham bahwa sebenarnya tak perlu banyak membuang energi memikirkan masalah yang kita hadapi. Yang penting justru bagaimana solusi terbaik untuk keluar dari masalah itu. Itulah jawaban untuk keluar dari keterpurukan. Setelahnya, hati saya kembali damai, kembali nyaman dan kembali tersenyum.

Read More

Jumat, 04 Februari 2011

09.59

Hidup atau Mati?

iponk's blog

Kehidupan, itulah cerita terindah tentang manusia yang menjalankan misinya di muka bumi. Hitam putih bersih penuh noda terlukis dalam setiap goretan pena. Senyum, tangisan, bahagia, kecewa, penyesalan, gagal, sedih, dikhianati, tertawa, jenuh, dan segala rasa tercipta ketika manusia menghembuskan nafasnya menapaki kehidupan ini. Dan kalianpun merasakannya bukan?

Hidup atau mati? Judul ini sengaja gw tulis supaya gw selalu sadar bahwa hidup itu terus berjalan dan akan berhenti ketika mati. Berjalan? Ya, manusia memang melakukan perjalanan. Berhenti? Ya, manusia akan berhenti ketika ia sudah lelah untuk bernafas. Lewat tulisan ini, gw pengen menceritakan perjalanan (karena gw manusia dan sampai saat ini gw masih terus berjalan), perjalanan tentang kehidupan, tentang gw karena yang pasti gw-lah lakon disini. Jadi, ini pandangan gw, cara gw memandang hidup ini.

Jujur gw bingung, bingung mau menulis apa dengan judul ini. Ok, gw awali dari rahim perempuan teragung, terlahirlah gw di bumi ini. Dibesarkan, dipahamkan akan ilmu kasih sayang. Dan inilah gw, yang sampai saat ini masih bingung mencari jalan kebahagiaan. Sampai saat ini gw terus berpikir, berpikir akan kebahagiaan. Kebahagiaan apa sih? Kebahagiaan yang berujung pada keadilan. Jujur saja, sampai saat ini apakah kehidupan ini sudah adil bagi anda? Kalau anda menjawab sudah, maka bersyukurlah anda. Karena gw yakin pasti anda sedang berbahagia. Kalu gw, belum. Kehidupan ini belum adil, masih banyak jutaan manusia disana yang tersesat dalam jalan penderitaan. Menangis, merintih kesakitan hanya untuk berjuang menapaki perjalanan hidupnya. Pernahkah anda berpikir akan orang lain, memikirkan alam ini, memikirkan segala unsur kehidupan yang menemani anda di dunia ini?
Sumpah gw pengen teriak, pengen teriak sekencang-kencangnya “kenapa Tuhan, kenapa sampai saat ini gw belum menemukan jalan itu”. Mungkin, kalian yang mengenal gw pernah bilang gw autis, gw sesat dan menyesatkan, gw baik, gw sederhana, gw pendiam, gw pintar, dsb. Ya, itulah penilaian sementara dari perjalanan gw.

Gw sesat, ya gw akuin dulu gw memang sesat bahkan sangat menyesatkan sampai-sampai gw sulit untuk bangun. Namun dari kesesatan itu, gw semakin tau dan semakin dewasa dalam memandang hidup ini. Terima kasih semarang karena telah membuat perjalanan ini semakin nyata. Semakin membuat gw yakin bahwa hidup itu proses, proses belajar menjadi manusia biasa yang sederhana. 9kalo mau baca selengkapnya tentang ini, kill disini!)

Kenapa ya kehidupan ini tidak dibuat sama? Kenapa tidak dibuat satu jalan sehingga hanya ada satu perjalanan. Mungkin karena Tuhan Maha Adil, oleh karena itu manusia punya cerita yang berbeda. Mungkin dari kalian ada yang mau bercerita?

Saat ini gw masih bisa bernafas dengan sehat, tapi di rumah sakit sana masih banyak orang yang untuk bernafas saja harus pakai alat bantu. Nenek tua yang harus diamputasi kakinya karena suatu penyakit, anak kecil yang divonis penyakit kanker, dan masih banyak cerita kehidupan tentang ini.

Saat ini gw masih bisa kuliah, bisa menikmati masa remaja (sudah tua kali) bersama teman mencari banyak pengalaman. Tapi, di luar sana ribuan anak kecil harus mengamen, harus menanggung beban hidup yang berat, mereka buta huruf, mereka buta akan ilmu kehidupan ini.

Saat ini gw bisa tinggal di kamar kosan yang cukup lumayan, bisa makan, bisa facebookan, bisa bisa internetan. Tapi, malam itu, malam dimana gw melihat seorang perempuan baya (panggil ibu) yang berprofesi (maaf) sebagai pemulung sedang duduk merenung di emperan toko. Entah apa yang beliau pikirkan, yang pasti gw malu, malu dengan diri gw yang gak bisa berbuat apa-apa. Ibu itu sudah makan belum y? Ibu itu tidur dimana? Bagaimana dengan keluarganya? Aaaah, pertanyaan ini selalu menyelimuti pikran gw.

Saat ini gw bisa hidup dengan tenang, tenang dalam arti aman. Tapi lihat tv sekarang juga. Disana, di mesir yang jauh sana banyak manusia yang hidupnya tidak tenang. Hidup penuh ketakutan. Mesir, yang bisa disebut kota ISLAM kenapa kok jadi gini. Apakah ISLAM mengajarkan kekerasan? Oh, Tuhan ampuni manusia di bumi ini termasuk hamba-Mu ini.

Coba naik keatas, maksudnya lihat(baca) kalimat pertama di paragraf pertama. Di awal gw bilang bahwa “Kehidupan, itulah cerita terindah”. Kehidupan itu memang indah. Setiap manusia bisa tersenyum tapi manusia itu sendiri yang menghendaki untuk tidak tersenyum. Setiap manusia bisa tertawa, tapi manusia malah memilih untuk menangis. Manusia bisa berjalan, tapi merekalah yang memilih untuk berhenti karena putus asa. Manusia punya segala rasa karena mereka punya akal, karena itulah muncul segala macam penilaian akan perjalanan tentang kehidupan. Jadi hidup ini Indah, perjalanan ini indah. Sekali lagi, hidup ini indah. Meskipun masih banyak yang menderita, masih banyak yang tak bisa merasakan kehidupan ini, setidaknya ia telah dipilih Sang Pencipta untuk memaknai kehidupan ini. Sehingga ia berpeluang untuk masuk SURGA.

Sempat ada kalimat dari gw yang mengatakan kalau kehidupan ini belum adil. Ya betul, belum adil bagi kehidupan gw karena gw belum bisa menjadi yang terbaik bagi tubuh gw ini. Gw masih belum bisa bersyukur sampai-sampai gw terlalu kasihan dengan orang yang teraniaya hidupnya. Gw belum bisa menggunakan akal ini untuk bisa menjaga tubuh ini. Tapi, pada akhirnya hidup itu indah. Jadi selagi anda belum lelah untuk bernafas maka pilihlah untuk bisa Hidup karena anda akan bisa merasakan keindahan, tapi jika anda telah lelah untuk bernafas maka mati jalan terbaik menuju keindahan abadi yaitu SURGA. Namun ketika mati, anda (termasuk gw) tidak bisa lagi menapaki kembali perjalanan hidup, kembali hanya untuk mencari petunjuk jalan menuju keindahan abadi tersebut.

Read More

Jumat, 28 Januari 2011

10.27

Hidup sama dengan Proses

Hidup itu proses,
karena itu qt dituntut untuk bisa  bijaksana dan arif dlm menghadapi stiap detik2 wkt,
dan nantinya semua akan dipertanggung-jawabkan...

Hidup adalah misteri,
karena itu qt harus memperjuangkan agar kehidupan qt lebih baik lagi..

Canda, tawa, tangis, sedih, penderitaan... smua merupakan bagian dr proses..

Smua akan bermakna jika qt dpt menyikapinya dengan bijak dan ikhlas..

Jangan anggap hidup sebagai beban!
Jalani semua dg apa adanya!
Suatu saat qt pasti aakn mendapatkan kebahagiaan dari kehidupan yg qt jalani ini..

Jgn prnh menanyakan apa arti hidup ini,, klo qt tidak dapat merubah kehidupan qt menjadi lebih baik!

Orang yg pandai adalah orang yg tau arti hidupnya..!

Read More

Translattor

English French German Japanese Spanish Netherland Portugal Philippines

tulis apa kek!

WaKtu adalah pedang!..

Bukan Manusia Clonning

Bukan Manusia Clonning
gw pengen belajar banyak hal, melalui blog ini gw bisa belajar mengenal dunia

Tukeran banner

Copy kode di bawah dan masukan di blog anda, saya akan segera linkback kembali p.r.a.s.e.t.y.o.i.l.h.a.m

Daftar Artikel

berlangganan

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

thank's myfollowers

Findme on

Review www.prasetyoilham.blogspot.com on alexa.com My Ping in TotalPing.comAllBlogTools.com Blogger Templates Blogarama - Blog Directory